MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • DIGILIFE/
  • AI adalah Teknologi Hasil Karya Manusia, Harus Diatur!
Wakil Menteri Kemenkominfo Nezar Patria.

AI adalah Teknologi Hasil Karya Manusia, Harus Diatur!

0 0
Read Time:2 Minute, 23 Second

Senin, 27 November 2023 – 20:07 WIB

VIVA Tekno – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menekankan perlunya tata kelola artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang efektif untuk memastikan pemanfaatan teknologi tersebut yang aman dan efektif.

Baca Juga :

Waspada! Modus ‘Online Scamming’ Ada di Sekitar Kita

“Upaya tata kelola AI semakin diperlukan agar pemanfaatan AI dapat dilakukan secara aman dan produktif. Untuk itulah saya kira salah satu alasan kenapa kita berkumpul semua di ruangan ini untuk mencoba melakukan brainstorming (tukar pikiran), mengkaji sejumlah perkembangan terbaru sekaligus menguji risiko-risiko yang mungkin akan ditimbulkan oleh AI,” katanya di Jakarta, Senin, 27 November 2023.

Ia menyampaikan, merujuk data yang dipaparkannya, sebanyak 79 persen masyarakat global telah berinteraksi dengan teknologi AI generatif dalam kehidupan sehari-hari, di mana penggunaan AI generatif secara global dipicu kehadiran ChatGPT oleh OpenAI yang dengan cepat populer selama hampir satu tahun terakhir.

Baca Juga :

Menperin: Ekosistem 5G Tingkatkan Efektivitas Penerapan Industri 4.0

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Selain itu, tercatat bahwa 35 persen perusahaan global juga sudah memanfaatkan AI, sementara 42 persen telah dalam tahap eksplorasi teknologi tersebut. Pemanfaatan fitur AI dalam perangkat di kehidupan sehari-hari juga telah mencapai 77 persen.

Baca Juga :

ChatGPT Rolls Out Voice Chat Feature for Free Users

Secara ekonomi, Wamenkominfo menyebut nilai pasar global AI saat ini mencapai US$142,3 miliar dan kontribusi bagi produk domestik bruto (PDB) wilayah ASEAN diperkirakan mencapai US$1 triliun pada 2030.

Indonesia, sebagai salah satunya negara terdepan dalam pengembangan dan penggunaan teknologi digital di ASEAN, diperkirakan berkontribusi sekitar US$366 miliar dalam tujuh tahun mendatang.

Nezar Patria juga menyoroti dampak positif perkembangan AI terhadap penciptaan lapangan kerja baru. Dalam data yang dipaparkannya, perkembangan AI turut menghadirkan berbagai lapangan kerja baru serta membantu 22,1 persen pekerja di Indonesia dalam berbagai sektor, di antaranya sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, pemerintahan, serta pertahanan.

Namun, ia mengakui bahwa kehadiran AI juga membawa tantangan, seperti bias dalam algoritma serta potensi misinformasi dan diskriminasi, terutama dalam konteks penggunaan generatif AI seperti ChatGPT. Dalam menjawab tantangan AI, Nezar menyampaikan bahwa Kemenkominfo akan mengeluarkan surat edaran sebagai panduan penggunaan AI.

Meskipun tidak memiliki kekuatan hukum yang imperatif, akan tetapi, surat edaran ini diharapkan dapat menjadi pedoman etis untuk pengembangan dan penggunaan AI di Indonesia.

“Bagaimana pun AI adalah teknologi hasil karya manusia dan sebetulnya mestinya diabdikan untuk kemaslahatan manusia juga. Jadi, bukan teknologi yang mengatur manusia, tapi, manusialah seharusnya mengatur teknologi. Nah, karena itu ada satu pedoman yang human centric (berpusat pada manusia) dalam pengembangan teknologi AI,” jelas Wamenkominfo Nezar Patria.

Halaman Selanjutnya

Nezar Patria juga menyoroti dampak positif perkembangan AI terhadap penciptaan lapangan kerja baru. Dalam data yang dipaparkannya, perkembangan AI turut menghadirkan berbagai lapangan kerja baru serta membantu 22,1 persen pekerja di Indonesia dalam berbagai sektor, di antaranya sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, pemerintahan, serta pertahanan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21